Semangka Pucat

Ada seorang Madura yang berjualan semangka dipinggir jalan, lalu datanglah seorang ibu yang hendak membeli semangka yang dijual Madura tadi.


Ibu : “Cak, berapa semangkanya ini satu ?”
Mdr : “Oh…, murah Buk, tiga ribu saja.”
Ibu : “Merah enggak Cak ?”
Mdr : “Dijamin pasti merah Buk. Kalo enggak merah nanti bisa dikembalikan. ”
Lalu si Ibu akhirnya jadi membeli satu biji semangka, tetapi karena terburu-buru membawanya, semangka yang baru dibeli tadi akhirnya jatuh dan pecah, dan ternyata warna buahnya putih bukan merah seperti yang dibilang tadi. Si Ibu tadi kembali ke orang Madura untuk protes.
Ibu : “Lo… Cak, ini koq isinya putih, katanya tadi merah… Kalo begini saya kembalikan saja semangkanya !!! Mana duitnya tadi ..!!”(dengan nada marah).
Mdr : “Lho Buk, ABRI saja jatuh pucat, apalagi semangka.”

3 Tanggapan

  1. Pinter banget ngelesnya hohohoho ^o^

  2. hehehe… guyonan sehari-hari ini😆

  3. eh…ternyata b’angga bisa ngelucu juga y… gitu dong bang, jangan serius mulu, hehe….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: