Nasib Tenaga Kontrak

Saat ngetik di sini rasanya badan capek dan lemah. Tak satupun orang tahu apalagi mungkin merasakan begitu beratnya tugas yang harus dipikul. Tapi apa mau di kata?  

Berawal dari temen yang berangkat pendidikan ke jakarta. Kebetulan didalam satu kantor ini cuma ada 2 orang IT nya. Beda nya temen yang berangkat itu sudah Pegawai Penuh dan saya hanya pegawai kontrak. Mau tidak mau saat temen berangkat walau cuma 40 hari rasanya  silih berganti datangnya dan berat sekali beban tugas yang harus dipikul. 

Apalagi saat datang pemeriksaan Tim Gabungan yang bersamaan datangnya terdiri dari Dirjen, BPKP, BPK dan Konsultan dari UI mengakibatkan setiap malam pulang jam 1 dini hari. Sebenarnya kalau dipikir kenapa harus saya yang ditugaskan menghadapai Tim Pemeriksa padahal Pegawai Penuh yang lain ada kenapa mesti saya? apa karena basic memang di dunia IT atau memang karena mampu dari pada pegawai yang lain? 

Sebenarnya kalau dilihat dari sisi pekerjaan yang diberikan Tim Gabungan Pemeriksa, tidak orang IT pun bisa mengerjakan tugas yang diberikan selama ada kemauan pasti ada jalan. Tapi kenapa harus saya juga yang menghadapi mereka?  Ach… sudahlah mungkin ini memang nasib Tenaga Kontrak.

Tak ada maksud menyindir hanya ingin meminta kepada siapa yang membaca curhat elektronik ini, Tolonglah hargai Pegawai Kontrak karena dia juga Manusia yang mempunyai daya tahan tubuh seperti Manusia lainnya, dan berikan juga tugas yang setimpal  harus diemban karena dia hanya sebatas Tenaga Kontrak, bukan Pegawai Penuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: