Kibarkan Bendera atau Pegang Bambu Runcing

Membaca sebaris judul kalimat diatas, mungkin kita bertanya apa maksud dari Judul tersebut? Kalau kita kembali ke 62 tahun lalu, mungkin banyak orang berpikir untuk memilih mengibarkan bendera dibelakang barisan dari pada berjuang pegang bambu runcing dan berdiri didepan.

Dari disitu lah dapat kita simpulkan bahwa adanya Keegoisan diri yang tinggi. Terbukti dan terlihat jelas dalam 2 hari menjelang detik-detik hari Kemerdekaan kita, tidak adanya sambutan yang hangat apalagi meriah untuk Merayakannya, termasuk didalamnya kurangnya kesadaran untuk mengibarkan bendera di kendararaan.

Apa sebenarnya yang membuat kita enggan meletakkan dan memasang bendera diatas kendaraan? Coba kita renungkan dan hayati bersama-sama apa mungkin kita bisa sekarang ini mempunyai bekerja punya mobil, sepeda motor ataupun kendaraan sejenisnya, tanpa ada perjuangan 62 tahun yang lalu?  Sebelum kita menjawab perhatikan Judul dan Hayati juga selami Maknanya.

3 Tanggapan

  1. kalau saya nggak punya mobil, jd nggak bsia pasang bendera di mobil. tapi saya pasang bendera di depan rumah saya.🙂 salam kenal balik . happy blogging.

  2. salam kenal balik …

  3. itu dikarenakan rasa nasionalime kita sudah redup,tapi ddengan ngibarin bendera di kendaraan belum bisa disebut nasionalisme.tapi itu itu berpulang ke diri kt untuk mengisi kemerdekaan,tidak mesti ngibarin bendera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: